Home Lampung Tengah Ekonomi

Terisolir, Kampung Pekandangan Sukses Mandiri

157
0
SHARE
Foto dok: HandalNews.if

PUBIAN (HANDALNEWS) Meski berada di wilayah terisolir dan memiliki kontur wilayah berbukit, nyatanya Kampung Pekandangan, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah, berhasil menjadi kampung yang mandiri dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat dan pembangunan infrastruktur.

Kepala kampung Pekandangan, Bunyamin, ketika di wawancarai dikantornya, mengatakan jika Kampung Pekandangan merupakan daerah paling ujung yang berbatasan langsung dengan hutan kawasan Lampung Barat. “Kampung kita merupakan kampung yang bisa dikatakan terisolir, berada di paling ujung, berbatasan dengan hutan kawasan Lampung barat, sebelah Timur berbatasan dengan Kampung Tawang Negeri, di sebelah Barat berbatasan dengan Kampung Marga Jaya dan di sebelah Utara berbatasan dengan Kampung Lingga Pura,” jelasnya. 

Dikatakannya, meski berada di wilayah yang terisolir, masyarakat Kampung Pekandangan sangat rukun dan pernah berhasil menjuarai Lomba Kelompok Wanita Tani (KWT) tingkat kabupaten. Selain itu, Kampung Pekandangan memiliki potensi perekonomian yang besar, khususnya pada sektor perkebunan dan pertanian seperti Kopi, Lada, Sawit, Karet, Jahe, Durian dan banyak lainnya. “Masyarakat Kampung Pekandangan juga menggunakan produk-produk asli olahan sendiri seperti gula aren dan lain-lain, sehingga dapat menekan kebutuhan yang dari luar,” jelasnya. 

Bunyamin mengungkapkan bahwa sejak menjabat sebagai kepala kampung pada 2020 lalu, sudah banyak pembanguan yang berhasil dibangun melalui anggaran Dana Desa (DD) seperti rabat beton, jembatan beton, gedung PAUD, Posyandu dan talut penahan tanah. 

Sementara untuk tahun 2021, lebih lanjut Bunyamin menerangkan, Desa Pekadangan merealisasikan Dana Desa untuk pembangunan talut penahan tanah, gedung PAUD dan jembatan beton.


Sekilas Bunyamin juga mengisahkan jika sebelumnya pada tahun 2007-2013 dirinya pernah menjabat sebagai kepala kampung. “Kalau dulu belom ada Dana Desa, tapi sekarang semenjak ada DD alhamdulilah pembangunan infrastruktur dapat terus dilakukan,” ungkapnya. 

Dirinya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah agar dapat memberikan bantuan pembanguan jembatan dengan panjang kurang lebih 80 meter. “Kita mengharapkan kebijakan pak bupati, untuk membangun jembatan sebab kalau pakai DD sekalanya terlalu besar jadi tidak cukup anggarannya,” harapnya. (Iskandar HN)