Home Lampung Tengah Hukum

Terungkap, si-Bisu Pelaku Tunggal Pembunuhan Agus Chaidir

230
0
SHARE
Fhoto dok : handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Tengah -
Masih ingat dengan mayat anonim, yang ditemukan di perkebunan sawit di Kampung Bumiratu, Kecamatan Bumiratu Nuban, Lampung Tengah (Lamteng), pada 20 Januari 2020 lalu, dia adalah Agus Chaidir (55) warga Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa, Bandarlampung, yang jadi korban pembunuhan si-bisu Riyan Hidayat.

Dijelaskan Kapolres Lamteng, AKBP I Made Rasma, S.Ik, M.Si., pada saat konfrensi pers yang berlangsung di halaman ruang Satreskrim, Sabtu (8/2/2020). Awalnya pihak kepolisian mengalami kesulitan, untuk mengungkap siapa korban ini, karena disamping minim identitas di TKP, juga kondisi jenazah korban yang sudah rusak tak beraturan.

Berangkat dari keterangan pihak keluarga korban, yang datang ke Mapolres dengan mengaku kehilangan anggota keluarga, polisi memulai penyelidikan. Berdasarkan bukti awal, sekitar pukul 01.00 wib, Sabtu (8/2/2020) dinihari, polisi mengamankan Riyan Hidayat dari salah satu gudang Toko Bangunan di Karanganyar, Lampung Selatan.

Dengan dibantu seorang ahli bicara isyarat (tuna wicara), polisi berhasil mengorek keterangan, bahwa ada tersangka lain, yang menjual dan membeli sepeda motor milik korban yang dirampasnya. Dari tempat berbeda, polisi berhasil mengamankan tiga tersangka lain, yakni Roni Siantori, Heri Johansyah dan Farisol Johani.

Dari hasil pemeriksaan terhadap ketiganya, sepeda motor tersebut dijual seharga Rp1,6 juta, yang dibeli oleh Faisol Johani, sedangkan penjualnya yaitu Roni Siantori mendapat upah sebesar Rp50 ribu dan Heri Johansyah mendapat Rp100 ribu.

"Selanjutnya Roni Siantori dan Heri Johansyah sebagai penjual dan Farisol Johani sebagai pembeli berhasil kita amankan," terang Kapolres.

Ditambahkan Kapolres, bahwa antara pelaku dan korban sudah saling kenal, korban adalah PNS yang juga sembari ngojek, saat itu (Rabu 15/1/2020) pelaku minta diantar oleh korban ke arah Wates Lamteng, sesampai disana pelaku mengajak korban ke perkebunan sawit dan menghabisi korban, dengan menggunakan pisau yang ditusukan pada bagian belakang, dada dan perut hingga korban tewas.

"Dari hasil penyidikan dan peneriksaan saksi-saksi, pelakunya adalah tunggal dengan motif pelaku ingin memiliki sepeda motor milik korban untuk dijual," jelas Kapolres.

Diketahui sebelumnya, pada Senin (20/01/2020) lalu, mayat tanpa identitas itu, ditemukan warga di kebun sawit di Kampung Bumiratu, Kecamatan Bumiratu Nuban, yang sempat menggegerkan masyarakat sekitar. Berkat kerja keras aparat kepolisian, akhirnya kasus tersebut terungkap dengan gamblang. (Gun)