Home Pariwara

Tingkatkan Pengetahuan 4 Pilar, Taufik Basari, Gelar Sosisalisasi

507
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Pesawaran - Guna lebih meningkatkan pengetahuan 
Khusus, para generasi muda sebagai generasi penerus bangsa. Ketua Fraksi Partai NasDem Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufik Basari, menggelar sosialisasi 4 Pilar di Balai Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Gedong tataan Kabupaten Pesawaran, Sabtu (7/12/19).

Ketua Fraksi NasDem uMPR RI. Taufik Basari menyebutkan, empat pilar kebangsaan Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI, wajib diketahui semua rakyat Indonesia dan hari ini dirinya menggelar sosisalisasi empat pilar untuk masyarakat Desa Kurungan Nyawa.



"Pilar pertama adalah Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar NKRI tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara, dan pilar Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara," katanya.

Taufik Basari yang biasa disapa Tobas ini berharap, momen sosialisasi ini akan menjadi pembangkit semangat untuk membangun kesadaran dan memahami empat pilar kebangsaan yang merupakan dasar dan acuan.

"Empat pilar ini untuk memperkokoh persatuan, kesatuan berbangsa dan bernegara dan nantinya, kita akan hidup berdampingan dengan rukun dalam bingkai NKRI, di Kabupaten Pesawaran khususnya di Desa Kurungan Nyawa ini," ujarnya.

Sementara itu Pj Kepala Desa Kurungannyawa Nyawa Aditya Desilma Putra, Dirinya sangat mengapresiasi sosisalisasi 4 pilar kebangsaan yang digelar MPR RI dari Partai Nasdem.

"Alhamdulillah, sosialisasi ini saya mengundang masyarakat sebanyak 150 orang, namun masyarakat yang datang 175 orang, artinya masyarakat Kurungan Nyawa sangat antusias sehingga melebihi target," sebutnya.

"Saya mengucapkan banyak terima kasih dan ini suatu kebanggaan serta kehormatan bisa dihadiri langsung oleh Bapak Taufik Basari selaku ketua fraksi nasdem MPR, plt. Ketua Nasdem Lampung, ketua DPP Nasdem bidang Advokasi, dan sosialisasi ini sangat bermanfaat khususnya bagi masyarakat Kurungan nyawa," tambahnya.   (Ismail)