Home Lampung Utara Hukum

Tipu muslihat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tomy Suciadi Menguap

232
0
SHARE
Foto dok : Ilustrasi

Handalnews.id, Kotabumi - Tugas yang diberikan Bupati Lampung Utara guna Membantu melaksanakan urusan Pemerintahan di bidang lingkungan hidup serta tugas pembantuan yang diberikan kepada Daerah” Justru Melihat cara kepemimpinan Tomy Suciadi, S.STP.M.Si dalam memimpin satuan kerja terjadi Indikasi dugaan Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan total sebanyak 66 paket Proyek dengan total anggaran senilai,
Rp 9.994.000.000,- yang di pecah menjadi dua program, yaitu APBD dan Swakelola.

29 paket penyedia dengan realisasi anggaran Rp.2.369.000.000,-.
- 37 paket kegiyatan swakelola Rp7.624.000.000,-.

Dari besaran anggaraan dan banyak Paket Proyek, dan Menurut pengakuan Narasumber disana. Menjelaskan, Hampir seluruh kegiyatan di Dinas tersebut, nilai anggarannya di Mark-up. Ucapnya.

Iya menambahkan. " hal yang kecil saja seperti Kegiyatan Makan dan Minuman dengan nilai Rp 38 juta. Hal itu tidak banyak yang mengetahui bahwa ada anggaran makan dan minum untuk disana. Karna untuk makan minum mereka memakai uang pribadi. Tutupnya.

Adanya hal itu, Keinginan bagi kita untuk memiliki pemerintahan yang terbebas dari praktik korupsi, nampaknya hal itu semua terasa hanya sebuah angan-angan saja.

Kegiyatan yang diduga jadi lahan Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan
Mark-up, seperti: Kegiatan (Penyediaan makanan dan minuman Rp 38.500.000,-)
( Pengadaan Laptop 6 unit Rp 52.000.000.-)
( Pengadaan Printer warna 3 unit Rp 12.000.000,-) ( Program Pelayanan Administrasi perkantoran yang di pecah menjadi 15 aitem dengan total senilai Rp 1.074.886.500,-) (Program pelayanan administrasi perkantoran) Rp38.500.000; Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah (Program pelayanan administrasi perkantoran) Rp93.417.500; Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi dalam daerah (Program pelayanan administrasi perkantoran) Rp30.000.000; Pengadaan pakaian petugas kebersihan Rp36.300.000; Pengadaan pakaian kerja petugas kebersihan lapangan Rp54.450.000; Kegiatan operasional petugas kebersihan lapangan Rp3.191.570.000.

Dan bukan itu saja kegiyatan yang diduga menjadi lahan Para Oknum Dinas Lingkungan Hidup, namun hal itu akan di beberkan secara Gamblang pada edisi mendatang.

Hingga Berita ini dilansir Kepala Dinas Lingkungan Hidup,Tomi beberapa kali di coba di hubungi melalui pia Hp nya. Namun tidak angkat. (Red)