Home Tulang Bawang Hukum

Uji Power Kejari Tulang Bawang, Sebanyak 14 Paket Dinas Kominfo Sarat KKN

120
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Tuba - Pintu pembukaan tabir masalah Dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), Sejumlah proyek yang dibiayai melalui anggaran SWAKELOLA tahun 2020 yang di kelola Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Tulang Bawang sebanyak 14  Paket dengan total pagu anggaran senilai Rp 8.193.000.000. Milyar, telah terjadi adanya dugaan Mark-up anggaran. Kegiatan yang di duga adanya indikasi Mark-up, seperti anggaran belanja surat kabar.

Seperti di ketahui, anggaran Swakelola untuk pembelian atau pembayaran, Publikasi dan Kemitraan Media, tahun 2020 di realisasikan oleh Dinas Komimfo, senilai Rp 6.688.371.500. Milyar. Berdasarkan hasil Investigasi/Observasi dilapangan kuat dugaan anggaran tersebut jadi lahan basah oleh Para Oknum-oknum Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Tulang Bawang.

Menurut Narasumber yang enggan namanya di sebutkan, banyaknya Media yang terdaftar di Dinas Kominfo hanya dijadikan alat untuk meraup anggaran dan Bukti Pengajuan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ).

"Pada tahun 2020 media yang memuat pemberitaan Kegiatan Bupati hanya beberapa media saja, itu pun anggarannya hanya Rp 500 ribu, paling besar Rp 1 juta. tergantung Kedekatan Dinas dengan oknum Media saja, Dengan alasan mereka anggaran di gunakan untuk penanganan virus Covid-19," ucap sumber kepada wartawan koran ini waktu lalu.

Adanya informasi itu, media koran ini kroscek lapangan terdapat beberapa Media siluman yang “diduga” tidak memiliki kantor ataupun terdaftar di dewan pers yang ikut dalam pembayaran dana publikasi media. Namun hal itu akan dibeberkan edisi mendatang.

Adanya Praktek seperti ini sudah tentu Pasti beban hidup rakyat sehari-hari kian berat. Naiknya anggaran negara untuk instansi pemerintah (PNS) tidak sebanding dengan pelayanan mereka kepada masyarakat.

Sayangnya, publik cenderung bersikap pasif, meskipun tahu anggaran negara ditilap berjamaah dalam jumlah gila-gilaan. 
Dengan segala tindakan yang membuat penderitaan tentunya menjadi sesuatu pembelajaran bahwa hal itu membekas di setiap sesuatu yang disebut hati nurani rakyat.

Adanya pemberitaan dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). Di dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Tulang Bawang, dilansir, DEDY PALWADI, AP., MM. Selaku Kepala Dinas Kominfo setempat belum dapat dikonfirmasi. 

Hal ini akan terus di ungkap pada edisi mendatang. (Red)