Home Tulang Bawang Fashion

" UMAR AHMAD " Jabat Bupati Angka Kemiskinan Kian Meningkat

146
0
SHARE
Fhoto dok : handalnews.id

Handalnews.id, Panaragan - Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat: Sebuah Ketidakberdayaan Para Pihak Melawan Konstruksi.

Sebuah pertanyaan yang tidak pernah ada hentinya hingga saat ini, sekurang-kurangnya dibenak penulis pribadi, ada apa dengan pembangunan di Tulang Bawang Barat.
cerita tentang angka kemiskinan juga tidak mengalami penurunan, yang ada bertambah Naik. selama Kepemimpinan Umar Ahmad kemiskinan seakan tidak berubah. Itu artinya, pemerintah bisa dinilai gagal dalam
mengelola pemerintahan.

Semakin banyak ditemukan orang miskin di sana, semakin kelihatan kinerja buruk pemerintah tidak mampu merealisasikan janji-janji politiknya dalam kerangka memperbaiki ekonomi rakyat.

Pembangunan infrastruktur di sejumlah daerah yang masif dilakukan pemerintah Tulang Bawang Barat, ternyata belum mampu mengurangi angka kemiskinan secara masif. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), tidak akan menghasilkan efek langsung ke pertumbuhan ekonomi masyarakat disana.

Mungkin diduga penganggaran sengaja di Gelembungkan oleh Oknum oknum tersebut, mengingat Berdasarkan penjabaran Pasal 7 Undang-Undang Dasar dan Pasal 60 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, maka tidak ada satu tarikan nafas dan bertentangan dengan konstitusi terkait dengan masa jabatan yang tetap yaitu 5 tahun dan hanya dapat dipilih kembali hanya untuk satu kali masa jabatan.

“Frasa 5 tahun sejak pelantikan dan sesudahnya dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan memberikan guidance bahwa jabatan kepala daerah tidak boleh lebih dari 10 tahun. Tetapi jika bersandar pada pendapat tersebut, secara otomatis Umar Ahmad tidak bisa lagi mengikuti pilkada pada masa jabatan 2022 karena sudah melebihi masa jabatan 10 tahun,” tandas Yusdiyanto.

Hal itu lah yang membuat Umar Ahmad diduga menghalalkan berbagai cara untuk untuk Mengumpulkan Pundi pundi sebanyak banyaknya, guna dijadikan memperkaya diri Kelak. " Mungkin yang ada dalam benaknya Umar Ahmad saat ini,Mati aja elo. Yang penting gua jadi orang kaya."

Kalau jawaban atas pertanyaan ini adalah “ya”, maka konsekuensi logis dari jawaban itu : “program pembangunan akan terus berlangsung dan menjadi syah adanya, kalau isu kemiskinan dan rendahnya tingkat kesejahteraan juga tidak pernah berakhir.”

Pengangkatan Umar Ahmad secara sah sebagai Bupati, tanggal 28 Mei 2014 dan berakhir 14 November 2016 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Normor 131.18- 1699 Tahun 2014.

Lalu Kemudian pada Periode 2017-2022, Umar Ahmad dan Fauzi Hasan terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati satu periode untuk masa jabatan 22 Mei 2017 – 22 Mei 2022.
Anggaran yang bersumber dari APBD/APBDP Swakelola 2014 hingga 2020. Dengan total
Rp 1.493.016.000.000.- Treliun.

Besarnya anggaran yang selama ini sudah di Kucurkan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, namun belum dapat dirasakan oleh Masyarakat disana terkait Kesejahtraan Mereka. Seperti yang di Ungkapkan oleh Masyarakat disana dengan Nada Lirih, " Rakyat sudah banyak menderita karena kemiskinan, ditambah lagi adanya Virus Covid-19, namun Bantuan Pemerintah baik Pusat mau pun Pemerintah Daerah Belum sepenuhnya di rasakan masyarakat Tulang Bawang Barat."

Iya menambahkan. Diharapkan untuk pemerintah, agar dapat mengutamakan Kehidupan Masyarakat kecil, karna seperti Bagunan bangun besar yang sudah berdiri saat ini, menurut kami tidak ada manfaat buat Kami masyarakatnya, yang hanya bisa menikmati hal itu hanyalah Kalangan Atas saja. Ujarnya.

Hal ini akan terus di kupas secara mendalam, berapa total anggaran yang sudah di terima oleh Kabupaten Tulang Bawang Barat, baik Baik Bantuan Propinsi hingga Bantuan Pusat. Namun hal itu akan di benerkan edisi mendatang.
(Red)