Home Lampung Selatan Pemerintahan Daerah

Winarti Panutan Kaum Hawa, Semangat Dan Patuh Kepada Suami

45
0
SHARE
Fhoto dok : handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Selatan - Selalu menularkan semangat dalam menjalankan kehidupan dan patuh akan perintah seorang suami. Itulah gambaran sedikit sosok seorang Winarti selaku Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Lampung Selatan.

Menjadi Istri orang nomor satu di Kabupaten setempat, tentu memiliki beban tersendiri. Sebab dengan adanya itu sudah pasti Winarti akan selalu menjadi tauladan bagi para kaum hawa.

Tapi Winarti seolah menjadikan itu bukan beban justru yang terlihat Winarni selalu menularkan semangat kepada seluruh Perempuan di Kabupaten setempat, untuk taat kepada perintah suami.

Tak hayal, apa yang dilakukan oleh Winarti selalu di contoh seluruh perempuan yang ada disana. "bagaimana tidak dicontoh buk Winarti selalu memperlihatkan cara-cara bagaimana menjadi seorang wanita yang baik",kata sejumlah perempuan.

Seperti yang sampaikan Cublek wanita paru baya yang berdomisili diwilayah Kecamatan Tanjung Bintang, mengungkapkan, gimana kami kaum hawa tidak senang melihat Winarti yang istrinya bupati.tapi beliau itu gak sombong. Murah senyum lagi. "ya gimana ya mas mirip-mirip pahlawan kaya Ibu Kartini",ucapnya.

Dengan adanya hal tersebut, Tim Handal Lampung mencoba melidik bagaimana cara Winarti beradaptasi ditengah-tengah masyarakat berikut ulasannya,Senin (10/8/2020). Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Lampung Hj. Winarni Nanang Ermanto meresmikan Sanggar Seni Jaha Budaya di Desa Siring Jaha Kecamatan Sidomulyo.

Dalam arahannya Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan mengatakan, “saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan Desa Siring Jaha, ini merupakan suatu terobosan dan dapat menjadi contoh bagi Desa-desa yang lainnya”, katanya.

“Saya optimis Sanggar Jaha Budaya ini, akan berkembang dan memberikan dampak positif bagi para penggiat seni yang ada di Lampung Selatan khususnya di Desa Siring Jaha Kecamatan Sidomulyo. Karena selain sebagai wadah kreativitas para penggiat seni, sanggar budaya juga merupakan wahana tempat berkumpulnya generasi muda untuk berkarya dan menghidupkan kembali sekaligus melestarikan kesenian tradisional lokal yang akhir-akhir ini eksistensinya semakin memudar tergerus oleh seni budaya asing”, ujar Winarni.

“Kepada pihak terkait dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan, saya meminta agar dapat melakukan pembinaan kepada sanggar-sanggar budaya yang ada di Kabupaten yang kita cintai ini. Karena dengan pembinaan yang berkelanjutan, ke depannya sanggar budaya ini akan dapat melahirkan para seniman dan generasi yang mumpuni dalam bidang Seni dan Budaya. Sehingga seni budaya yang ada Lampung Selatan dapat berkembang dan terjaga kelestariannya”, tandas Winarni.

“Dengan berdirinya sanggar budaya di Desa Siring Jaha ini, diharapkan akan menjadi model percontohan bagi desa lainnya yang ada di Kabupaten Lampung Selatan untuk dapat membentuk dan mendirikan sanggar-sanggar seni lainnya. Semakin banyak bermunculan sanggar seni budaya, maka akan berdampak positif bagi masyarakat terutama para generasi mudanya. Dengan adanya sanggar seni di desanya para pemuda- pemudai dapat belajar berbagai macam kesenian, baik tari maupun seni lainnya”, pungkas Winarni.

Selain itu Winarni juga menyempatkan diri mengunjungi Kebun Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunda Mandiri Desa Siring Jaha Kecamatan Sidomulyo.
(*)