Home Tanggamus Hukum

Woooow !!!!!!

906
0
SHARE

Handalnews.id, Tanggamus - Demi Allah, saya bersumpah: bahwa saya, akan setia dan taat kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara; bahwa saya dalam menjalankan jugas Jabatan, akan menjunjung etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dan dengan penuh rasa tanggung jawab; bahwa saya, akan menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan, serta menghindarkan diri dari perbuatan tercela.”

Sumpah jabatan di bawah Alkuran, yang dilakukan oleh kepala pemerintah Kabupaten Tanggamus tidak jadi penghalang para oknum Korupsi di Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Tanggamus 2019.

Seperti di ketahui anggaran yang di kucurkan pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus melalui anggaran APBD Daerah tahun 2018/2019. Senilai Rp 17.138.000.000. meliar diduga anggaran tersebut jadi ajang Koupsi Retno Noviana Damayanti S.T.M.T. selaku Kadis Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Tanggamus Beserta Kroni-kroninya.

Dari hasil pengamatan Koran ini di lapangan. kegiyatan sebanyak 77 paket Proyek Yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Kuat dugaan kegiyatan tersebut tidak sesuai dalam Ketentuan yang ada. Seperti kegiyatan sebagai berikut :
* Pembangunan Gedung Olah Raga Type B Kabupaten Tanggamus Rp 11.475.275.000.
* Belanja Modal Pengadaan Patung Lumba-lumba Tahap I Rp 1.587.450.000
* Belanja jasa Penyiaran / Peliputan (Promosi Pariwisata Digital Marketing Traveler)
Rp 100.000.000.
* Pengawasan Teknis Pembangunan Baru Dan Penyediaan Sarana Olah Raga (Dak Reguler) Rp 295.000.000.
* Belanja Modal Pengadaan Pembagunan Gazebo Rp 135.000.000.
* Belanja Modal Pengadaan Pembangunan Ruang Ganti Toilet Rp 195.000.000.
* Belanja Modal Pengadaan Pembangunan Jalan, Irigasi dan Jaringan (Jalan Pedestrian) Rp 390.000.000
* Belanja Modal Pengadaan Pembangunan Pergola Rp 250.000.000
Belanja Modal Pengadaan Pembangunan Tempat/Lahan Parkir Way Lalaan Rp 320.000.000.
* Belanja Modal Pengadaan Pembangunan Tugu Batas/Pagar Pembatas Way Lalaan
Rp 312.500.000.
* Belanja Modal Pengadaan Gedung Bangunan TIC (Gedung Pusat Informasi) Rp 391.284.750.
* Belanja Modal Pengadaan Pembangunan Jalan, Irigasi dan Jaringan (Pembangunan Talut Way Lalaan) Rp 405.000.000.

Dari beberapa Kegiyatan tersebut di duga Tidak sesuai Ketentuan setiap paket yang direalisasikan, Oknum koruptor berhasil mendapatkan keuntungan yang fantastis. penerapan modus penarikan setoran 10 persen
dijadikan jurus paling ampuh oknum koruptor setempat. "dampak dari penarikan setoran tersebut, realisasi yang dilaksanakan oleh pihak pemborong tidak mengacu
kepada Rancangan Anggaran Biaya (RAB), diyakini merasa rugi awal akhirnya kualitas hasil kegiatan menjadi korban.

Adanya hal itu. Saat dikonfirmasi Retno Noviana Damayanti selaku Kadis Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Tanggamus. Mengatakan Kegiyatan dari 77 paket Proyek itu di laksanakan Ekatalok. Katanya.
Dan sedikit Iya menambahkan. "Saya sudah Paham". Katanya. Dengan tergesah-gesahnya meninggalkan awak Koran ini.
Adanya hal yang di tunjuk Kadis tersebut Justru kuat dugaan kegiyatan yang dilaksanakan dinas terkait diduga saratnya indikasi Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Diharapkan para Penegak Hukum disana agar Dapat mengungkap adanya indikasi Korupsi yang di lakukan oleh Oknum-oknum Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Tanggamus. Kalau memang komit untuk pemberantasan Korupsi di wilayah Kabupaten Tanggamus.

Dugaan Korupsi yang dilakukan Kadis akan di beberkan pada edisi Mendatang secara Gamblang.( Tim )