Home Lampung Tengah Pariwara

Wouuu...!!! Ada Apa, Pj Kakam Sukosari Keberatan DD Untuk Covid-19

162
0
SHARE
Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lamteng - Penjabat (Pj) Kepala Kampung Sukosari Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah, Susilowati, terkesan sangat keberatan jika Dana Desa yang diterimanya harus digunakan untuk penanggulangan pandemi Covid-19.

Saat dihubungi awak Koran ini, Susilowati  lantas mengeluh karena Dana Desa yang diterimanya sebesar 45 persen harus digunakan untuk penanganan Covid-19.

“Saya pusing dengan Covid ini, Dana Desa 10 persen untuk Covid ditambah 35 persen untuk BLT,” tukasnya.

Sikap yang ditunjukan oleh Susilowati  ini sangatlah tidak layak untuk dicontoh, sebab, keluhan darinya ditengah gejolak pandemi yang mewabah dipenjuru negeri justru membuat semangat penanggulangannya menjadi kendor dan terkesan setengah hati. 
Banyak kalangan yang menganggap jika sikap mengeluh sperti yang ditunjukan Susilowati  justru membuat masyarakat dikampungnya menjadi tidak sigap dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

“Seharusnya seorang kepala kampung adalah orang pertama yang menggelorakan untuk pencegahan penyebaran wabah Covid-19, segala daya upaya mesti dikerahkan untuk menyelamatkan masyarakat dalam masa krisis ini,” ujar salah seorang tokoh masyarakat di Kampung Sukosari.

Dia juga menilai jika sikap Susilowati yang keberatan jika Dana Desa digunakan untuk penanggulangan Covid-19 lantaran akan mengurangi jatah yang diterimanya sebagai seorang kepala kampung.

“Kita tidak tahu motifasinya menjabat sebagai kepala kampung, mungkin bukan karena pengabdian, tapi untuk mencari keuntungan,” tukasnya.

Atas hal tersebut, tidak sedikit kalangan juga yang menilai jika keputusan Camat Kalirejo dalam menetapkan Susilowati sebagai penjabat kepala kampung adalah keputusan yang salah dan mesti segera dianulir.

“Kalau memang dia Susilowati -red) merasa rugi jika Dana Desa digunakan untuk penanggulangan Covid-19 lebih baik mundur dari jabatannya. Karena sekarang ini, yang dibutuhkan adalah pejabat yang betul-betul memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi,” tukas sumber tadi.

Selain itu, Bupati Lampung Tengah juga mesti mengontrol kinerja Pj kepala kampung seperti Susilowati,  kalau memang perlu segera berhentikan yang bersangkutan dari jabatannya sebelum menimbulkan polemic yang jauh lebih besar. (Iron Guna)