Home Lampung Tengah Pariwara

Yos Devera : Pembangunan Masjid Nurul Jihad Terus Berjalan Merayap

65
0
SHARE

Handalnews.id, Lampung Tengah - Kepala SMKN 2 Terbanggibesar, Lampung Tengah (Lamteng), Yos Devera, S.Pd., MM. mengatakan, proses pembangunan masjid Nurul Jihad, yang berada dalam komplek sekolahnya, hingga saat ini terus berjalan merayap.

Pantauan di lokasi, Sabtu (2/11/2019), nampak beberapa pekerja sedang mengerjakan dack lantai dua, dengan menyusun papan dan merakit besi rangka cor beton.

Dikatakan Kepala SMKN 2 Terbanggibesar, Yos Devera memperkirakan, proses pembangunan rumah ibadah ini akan molor dari waktu yang diperkiaran. Kemungkinan akan memakan waktu hingga lima tahun kedepan, karena sumber dana pembangunan yang diharapkan, mengalami sedikit hambatan.

"Ya sampai hari ini, proses pembangunannya tetap berjalan. Masalah dana pembangunan ya mengalir saja, yang penting tidak berhenti," ujarnya.

Ditambahkan Yos Devera, sumber dana pembangunan masjid ini, untuk sementara berasal dari sumbangan komite Rp500 ribu per siswa, ditambah infak harian siswa dengan jumlah yang tidak ditentukan atau seikhlasnya.

Dana pembangunan yang diambil dari siswa, pada tahun pelajaran (TP) 2018/2019 lalu sebesar Rp200 juta, sedangkan pada TP 2019/2020 diambil lagi sebesar Rp500 juta. Jumlah tersebut ditambah lagi dari dana infak harian siswa.

"Sesuai kesepakatan dengan para orang tua siswa pada rapat komite, mereka (orang tua siswa) sepakat untuk memberikan sumbangan, agar pembangunan masjid ini cepat selesai," imbuh Yos Devera.

Dijelaskannya, pembangunan rumah ibadah ini, dalam rangka menanamkan disiplin ibadah dan pembelajaran nilai-nilai religius, yang bernuansa agamis kepada para siswa. Pelaksanaan pembangunan masjid ditengah-tengah lingkungan sekolah, dan berhadapan langsung dengan gedung bengkel elektronik otomotif, dimulai dengan menetapkan arah kiblat, pada hari Sabtu (18/8/2018) lalu.

Penetapan arah kiblat dilakukan oleh Ketua Komite, Kapten Lek. Ishak Juarsyah, S.Sos., yang disaksikan oleh Kepala SMKN 2 Terbanggibesar, Yos Devera, para dewan guru, wali murid dan siswa-siswi setempat.

Luas bangunan masjid ini berukuran 24x16 meter, dengan kapasitas mampu menampung jama'ah sekitar 1.500 orang. Luasnya jauh melebihi Musholla Nurul Jihad, yang telah ada sebelumnya, yang hanya mampu menampung jama'ah sekitar 235 orang.

"Sebenarnya kita sudah memiliki Musholla, tapi ukurannya tidak memadai, sehingga untuk sholat berjama'ah, para siswa harus bergantian karena tidak muat," jelasnya.

Hebatnya, masjid ini memiliki ruangan tiga lantai, terdiri lantai 1 sebagai area parkir kendaraan, lantai 2 dan 3 adalah ruang sholat. Estimasi anggaran pembangunan sekitar Rp2 miliar lebih sampai finishing.

Masih kata Yos Devera, masjid ini nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas, sarana dan prasarana beribadah, mulai dari mimbar, jam digital penunjuk waktu sholat, ambal, sound system luar dan dalam, ditambah lagi dengan pendingin ruangan AC, serta fasilitas ibadah lainnya. (Gun)