Home Lampung Tengah Pendidikan

Yos Devera Tutup Kegiatan Workshop Peningkatan Kualitas Dapodik

313
0
SHARE

Poto Dok : Handalnews.id

Handalnews.id, Lampung Tengah - Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Lamteng, Yos Devera, S.Pd., MM., berkesempatan menutup kegiatan Workshop Peningkatan Kualitas Data Pokok Pendidikan (Dapodik) SMA - SMK se-Lampung Tengah (Lamteng) tahun 2019. 

Satu kebanggaan bagi SMAN 1 Kotagajah, Lamteng, karena jadi tuan rumah kegiatan Workshop, yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin - Rabu (23-25/9/19-red), yang berlangsung di aula pertemuan sekolah setempat, dihadiri 86 orang operator Dapodik dari 86 sekolah SMA - SMK Negeri dan Swasta se-Lamteng. 

Pada pembukaan acara, Senin (23/9/19) lalu, dibuka oleh Ketua MKKS SMA Lamteng, Drs. Dasiyo Priambodo, M.Pd., sedangkan penutupannya, Rabu (25/9/2019), ditutup oleh Ketua MKKS SMK Lamteng, Yos Devera, S.Pd., MM. 

Kegiatan yang ini dilaksanakan oleh Musyawarah Kerja Operator (MKOS) Lamteng, menghadirkan 
dua pemateri dari Satuan Tugas (Satgas) Pendataan, pada Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA) Korwil Lampung, dari Kemendikbud RI., Andre Yosi, S.Kom., dan I Komang Purwata, S.Pd., M.Pd. 

Dikatakan Ketua MKKS SMK Lamteng, Yos Devera, Workshop ini materi tentang peningkatan kualitas Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di sekolah masing-masing. Kegiatan ini sendiri memang agenda rutin, yang dilaksanakan setiap tahun. 

"Ya tujuan dari kegiatan ini, agar petugas operator yang ada di sekolah, dapat mengikuti perkembangan teknologi, sistem aplikasi online dan perbaruan aplikasi Dapodik," ujar Yos Devera. 

Ditambahkan Yos Devera, bagi operator sekolah yang tidak mengikuti Workshop kali ini, agar dapat belajar dengan operator yang telah mengikutinya, karena mungkin ada beberapa hal  berkaitan dengan sistem aplikasi Dapodik, yang mengalami perubahan. 

"Ya itu tugas operator yang sudah mengikuti Workshop tahun ini, untuk memberi atau menularkan ilmunya kepada yang tidak mengikuti," harap Yos. 

Pada Workshop tahun 2019 ini hanya diikuti 86 operator, yang dikirim dari 86 SMA-SMK Negeri dan Swasta. Sedangkan jumlah SMA Negeri dan Spesifikasi, sebanyak 68 sekolah terdiri dari 24 Negeri dan 44 Swasta. Sementara SMK-nya baik Negeri dan Swasta, sebanyak 72 sekolah, terdiri dari 11 Negeri dan 61 Swasta. 

I Komang Purwata mengatakan, pentingnya kegiatan ini, mengingat selalu ada perubahan update pada data Dapodik. Karenanya, peningkatan kemampuan operator sangat dibutuhkan, berkaitan dengan data sekolah, yang semuanya jadi tanggung jawab petugas operator. 

"Sangat penting, karena setiap tahun pasti ada perubahan aplikasi sistem data Dapodik. Sehingga kegiatan ini menjadi agenda rutin, yang diadakan setiap tahun," jelasnya. (Gun)